Cari Blog Ini

Jumat, 26 Agustus 2011

Penjajah Hati


Penjajah Hati
Terpaku ku dalam tunduknya diam,,,
kala ku tangkap bayangmu...
Nyaris tak percaya, namun kenormalan mata ini berkata jujur,,,
bahwa ini nyata....

Sekian lama sua tak mengizinkan kita,,,
Sekian lama ku pendam rindu mendalam atas wujudmu,,,
Sekian lama ku kenang wajahmu dalam setiap do’a terlayang untuk namamu....

Alhamdulillah,,,
Skenario Allah nan indah menyergapku di hari itu, pada detik itu, hingga ku tak mampu berkutik.
Kalbuku berkutat dengan gado-gadonya perasaan  di kala itu..
Dia kabulkan do’a hamba-Nya tanpa terduga...
Dialah Sang Maha Tahu lagi Maha Romantis, hadiahkan surprise bahagia kepada diriku ini....

Dalam diam, kita berbincang lewat perasaan..
Ntah, pandanganmu yang tertunduk tiap kali ku curi pandang, semakin membangkitkan kerupawananmu di hatiku ini...
Tanpa tahu bagaimana dirimu menilaiku,,, yang aku tahu hanyalah “itu hari bahagiaku!”...
Berjuta kata indah tak sepadan mewakili perasaanku kala itu....
Sungguh debar jantung kian liar,, lutut rela beresonansi demi memposisikan daku dalam tingkah yang serba salah...

Elok perangaimu, rendah hatimu, tetap tak berubah!
Tahu kah engkau wahai insan???
Itu membuatku semakin terjebak dalam ingatan kuat tentangmu,,,
Ku cari-cari  jalan keluar, namun ternyata kau tlah memblokade setiap batas hatiku ini...
Engkau semakin memperluas daerah jajahanmu di hatiku ini.
Namun tersingkapnya satu kebohonganmu, semakin meningkatkan kekagumanku pada kerendah-hatianmu...

Sekarang ku tanya kau wahai penjajah hati!
Akankah engkau tinggalkan wilayah jajahan yang telah engkau makmurkan ini, hah???
Akankah hadirmu hanya untuk meninggalkan jejak-jejak  semu???
Beranikah engkau perkokoh kedudukanmu di wilayah jajahanmu ini???
Tak perlu engkau risau, tak perlu ada gentar di hatimu, karena sesungguhnya sang pemilik lahan telah benar-benar menyerah kepadamu.....
!(^_^)!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar