Cari Blog Ini

Senin, 15 September 2014

Apa Sajalah...



Malam ini,
Aku kembali merasa sungguh merindukan mu...
What should I do?
Ntah lah,  aku pun tak tahu...
Menghujani mu dengan kata-kata rindu?
Ah, itu sangat tak etis.
Meminta mu menjumpai ku?
Ah, itu sungguh kekanakan.
Aha! Mungkin meminta mu untuk mengizinkan aku menyebut namamu dalam do’aku, tak akan memberatkan mu bukan? J

Sausaniy...
Tak terdefinisikan rindu ini...
Apakah kelak dapat leluasa ku ungkapkan perasaan ini kepada mu, dengan nilai ibadah?
Ah, ntah lah..
Aku cukup menegarkan diri untuk bisa bertahan mencintai mu, merindui mu, dalam diamku. Bahkan hingga kini pun...
Begitu banyak yang mendo’akan kita, namun tak terbersit di benakku bagaimana Allah memperlakukan kita kelak.
Tiada yang terbayangkan, kecuali harapanku yang mengangan.
Apakah mengabdi kepada mu akan menjadi jalan syurga terindah bagiku?

Heiiiii...!
Tapi aku cukup tahu diri.
Bukan lah permata dunia, alih-alih bidadari bermata jeli,
bukan wanita akhir zaman nan shalihah, bukan perempuan cantik nan rupawan, bukan pula gadis cerdik nan cendikia...
Aku hanyalah wanita akhir zaman yang tengah belajar untuk lebih mendekati shalihah...
Aku hanyalah wanita yang dengan apa adanya, memberanikan diri mencintai mu dengan segenap asa...

Ah, Sausaniy...
Semoga sehat selalu yaa...
KKN-mu itu, semoga sukses pula...
Kembali lah dengan berjuta cerita dan kenangan bahagia selama berada di sana...
Lekas lah wisuda, juga beroleh pencaharian yang halal...
Do’akan ukhti-mu ini agar dilancarkan dalam usaha meluluskan diri, membahagiakan orang tua...
Salam rindu, salam cinta untuk mu,,,
anak mamak...
Atammannaka...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar